Walaupun perkembangan jaman sudah berubah atau bisa dikatakan sekarang adalah jaman teknologi akan tetapi musisi lebih memilih drum analog ketimbang drum digital. Mungkin pada drum analog tersebut emosi drummer akan tersalurkan lebih natural dan ekspresif sehingga gemuruhnya drum lebih menyiratkan suasana hati sang drummer. Seperti kita ketahui perangkat drum dalam musik modern (band) memegang peranan penting (vital), bisa dikatakan tanpa alat satu ini formasi band tersebut tidak ada hentakan kehidupan.
Drum sebagai rhythm section bersama bass guitar bertugas untuk mewarnai beat dalam sebuah komposisi lagu. Ujung-ujungnya dituntut supaya kedua player ini cerdas dalam memberi fill-nya masing-masing. Instrument drum merupakan instrument musik yang paling bebas dalam memainkannya dan menge-set-nya, sehingga set-up yang sesuai dengan karakter sang drummer pasti akan nyaman bila dimainkan. Jadikan set-up tersebut menjadi ciri khas anda sendiri, sehingga orang akan tahu siapa yang akan tampil dipanggung hanya dengan melihat drumnya saja. Apabila kita mengulas tentang produk drum, diluaran banyak sekali berbagai merk-merk drum seperti kita ketahui yang sudah tidak asing misalnya: Pearl, Tama, Sonor, Yamaha, DW, Premier, Mapex.
Ada juga produk eropa yang jarang sekali masuk ke Indonesia seperti: Gretsch, Slingerland, Basix, Ludwig, Remo dan Orange County dan sebagainya. Begitu pula dengan cymbal-nya seperti: Zildjian, Sabian, Paiste, Meinl, Anatolian, Rancan dsb.
Perangkat yang dijual dipasaran diatas tidaklah murah sehingga kita harus extra hati-hati dalam memilih drum maupun cymbal, jangan lupa sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda. Jangan sampai Anda membuat expensive mistake, yaitu membeli drum maupun cymbal yang Anda sendiri belum tahu seperti apa karakter drum maupun cymbal tersebut.
Memang banyak hal yang harus dipelajari oleh sang drummer itu sendiri seperti men-set up drum, memilih perangkat yang sesuai kebutuhan serta memainkan drum secara baik dan benar terlebih lagi jika mengetahui notasi-notasi drum, teknik miking drum baik untuk studio maupun live show. Hal lain yang tak kalah penting adalah belajar dalam me-repro bunyi drum (gating drum) yang fungsinya untuk menata level noise latar belakang supaya tidak mengotori bunyi permainan drum, namun tanpa mematikan buntut (decay) dari bunyi pukulan. Kecepatan (attack) dari stick drum dapat ditata, sehingga suara hentakan bisa lebih gesit. Komplek sekali dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit karena ini juga berhubungan dengan jam terbang drummer tersebut. Dibutuhkan ketelitian, ketekunan dan kesabaran.
Penulis sering melihat drummer-drummer dikota ini yang jarang sekali menset-up drum sebelum memainkannya. Akibatnya akan ber-resiko fatal, baik itu bunyi yang dikeluarkan atau salah-salah bisa pecah/sobek head drum dan cymbalnya sehingga drummer tersebut menjadi tidak nyaman dalam memainkannya. Fenomena seperti ini merupakan persepsi yang salah tentang drum. Karena drum membutuhkan tuning yang tepat sebelum memainkannya.


0 comments:
Post a Comment